Tampilkan postingan dengan label Online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Online. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Mei 2013

Bagaimana Membuat, Memasarkan dan Menjual T-Shirt Online

Pernahkah Anda berpikir untuk menjual t-shirt online? Dengan menggunakan Internet, siapapun bisa mulai menjual t-shirt secara online! Terdengar mudah namun bagaimana caranya kita bisa menjual kaos jika dibutuhkan dana untuk membeli material, membayar seseorang untuk mendesain kaos itu, melakukan berbagai prosedur pengiriman dan penanganan barang, dan sebagainya. Apakah itu semua bisa dengan mudah dilakukan oleh pemula?

Ya, semuanya bisa dilakukan dengan mudah. Dengan semua situs di bawah ini, siapapun dapat membuat kaos, topi, mug dan berbagai jenis barang lainnya secara gratis dan untuk setipa penjualan yang Anda lakukan, Anda akan menerima komisi.

Bagaimana kita harus mengerjakannya?
Cara mengerjakannya ialah sebagai berikut: buatlah sebuah akun dengan satu dari beberapa situs berikut ini. Mulailah mendesain produk Anda sendiri. Setelah Anda selesain mendesain produk Anda sendiri, Anda lalu akan menerima sebuah kode HTML untuk menyalin dan merekatkannya di situs atau blog Anda. Produk tersebut akan muncul sebagai sebuah gambar di situs Anda yang akan memungkinkan calon pembeli untuk mengeklik gambar itu dan akan secara otomatis membawa si calon pembeli menuju proses chekcout dengan 
salah satu situs berikut tempat Anda mendaftar. Situs-situs dan perusahaan-perusahaan tersebut berhadapan dengan semua S+H dan Anda akan mendapatkan komisi.

Klik pada salah satu dari situs berikut ini untuk memulai (gratis): Cafepress, Spreadshirt, Zazzle Printfection.

Bagaimana memasarkan produk Anda secara online? Untuk awalnya, Anda dapat memulai dengan mengunggah t-shirt Anda pada direktori t-shirt online berikut: T-Shirt Directory. Tempatkan desain Anda di dalam daftar di direktori berikut: T-Shirt Expo. Jika t-shirt Anda memiliki tema tertentu atau sesuatu yang berhubungan dengan itu, buatlah sebuah blog dengan gratis atau sebuah situs dan mulailah mempromosikan dengan konten yang bagus dan gunakan alat-alat dalam bagian ini untuk mempromosikan situs Anda: Web Based Entrepreneurship - iyazam.com. Anda juga ingin agar bisnis Anda masuk ke Shopping Social Networks dan mulailah mempromosikan produk Anda di sini juga: ThisNext.com, Crowdstorm.com, Dealbundle.com, Wists.com.

Cara Memperoleh Tambahan Penghasilan


Banyak uang memang tak menjamin Anda dapat mengelola keuangan dengan baik. Tetapi, banyak uang dapat membuat Anda lebih leluasa mengatur keuangan. Itu sebabnya, saat penghasilan bulanan Anda tak lagi mampu menutupi segala kebutuhan Anda dan keluarga, maka mencari penghasilan tambahan adalah suatu keharusan. Simak lima cara mendapatkan penghasilan tambahan berikut ini:

Online. Kalau di kantor Anda dapat mengakses internet, tidak ada salahnya untuk membuka usaha toko online. Untuk awalnya, cukup dengan barang-barang bekas yang Anda atau teman-teman sekantor miliki, misalnya sunglasses, pakaian, tas, aksesori dan sebagainya. Di luar sana ada, lho, penggemar busana seken yang unik dan nyentrik. Yang harus Anda ingat adalah “toko” Anda harus punya nama yang mudah diingat serta distinctive alias beda dengan yang sudah ada. Kedua, kalau produk fashion yang Anda jual, pastikan Anda memiliki ukuran yang standar. Ketiga, foto sedetilnya dan ungkapkan kekurangan barang yang hendak dijual. Kejujuran Anda akan berbuah manis di bisnis online. Terakhir, alokasikan penghasilan Anda untuk kelak jika Anda harus berburu dan membeli stok barang buat toko, karena barang-barang pribadi Anda dan teman sudah habis terjual.

Hobi. Banyak yang menyebut usaha yang melibatkan atau berasal dari hobi sebagai weekend company, alias perusahaan yang dijalankan hanya pada saat akhir pekan. Maksudnya, Anda baru bisa mengerjakan pekerjaan yang diminta klien pada akhir pekan. Apakah hari lain Anda ongkang-ongkang kaki? Tentu tidak, karena Anda harus tetap melakukan promosi dan pemasaran bisnis Anda. Misalnya, dengan memiliki situs sebagai show case online produk Anda , dan sebagainya.

Network. Punya teman banyak ternyata juga modal untuk mendapatkan penghasilann tambahan. Itu sebabnya panting bagi Anda untuk mempunyai kemampuan yang spesifik di suatu bidang, lalu “umumkanlah” ke seluruh teman Anda. Atau, setidaknya, kalau Anda tidak mampu menyediakan jasa atau barang yang dicari, Anda dapat berlaku sebagai middle man/women alias makelar, dan menikmati persentase keuntungan dari kesepakatan yang disepakati. Anda juga bisa berbisnis MLM atau Multi Level Marketing bila memiliki banyak teman. Yang perlu diwaspadai, Anda harus memilih perusahaan MLM yang benar, bukannya yang bermodel money game atau skema ponzi seperti arisan berantai dan sebagainya. Yang harus benar-benar Anda camkan, jangan sampai gara-gara uang, persahabatan bubar.

Bisnis riil. Kalau penghasilan tambahan di atas didapatkan hanya sesekali, dengan memilik bisnis riil Anda dapat memperoleh penghasilan tambahan yang lebih stabil. Membuka jasa foto kopi, warung kelontong, bahkan restoran, dapat Anda lakukan. Jadi, sambil Anda bekerja, mesin uang lain milik Anda tetap bekerja. Tentunya Anda harus pandai-pandai berstrategi agar bisnis riil Anda tidak merugi. Pemilihan jenis bisnis, lokasi, karyawan, sampai fungsi kontrol harus Anda benar-benar perhatikan.

Agen asuransi. Profesi agen asuransi ternyata dapat dijalankan bagi mereka yang masih bekerja di kantor lain. Yang seru, produk asuransi seakarang ini beragam dan semakin terjangkau, sehingga pasar Anda menjadi sangat luas dan hampir tak terbatas. Lagi pula, jumlah agen asuransi dibanding dengan jumlah penduduk Indonesia masih sangat jomplang perbandingannya. Berarti selalu ada kesempatan bagi Anda. Kombinasikan dengan aset Anda berupa network, niscaya Anda akan sukses meraih penghasilan tambahan sebagai agen asuransi.